IBX591D315EEDFC0 Anak Yang Dikategorikan Sehat Tidak Hanya Dilihat Dari Pertumbuhan Fisiknya Saja - Spirit-Berbagie

Breaking

Senin, 02 Oktober 2017

Anak Yang Dikategorikan Sehat Tidak Hanya Dilihat Dari Pertumbuhan Fisiknya Saja

Membesarkan anak adalah tugas yang sangat berat namun menjadi tugas yang sangat mulia, karena kita menjaga amanah Tuhan dengan baik. Membesarkan anak bukan hanya dengan memberikan makan saja, melainkan juga mendidiknya, memperhatikannya, memberikan kasih sayang, memberikan tempat tinggal yang layak, membelajarinya, dan masih banyak lagi tugas yang lainnya. Inilah yang masuk dalam konsep tumbuh kembang anak yang sebenarnya. 

Sangat salah jika orangtua hanya berpendapat bahwa anak yang sehat adalah anak yang sehat dari fisiknya saja. Salah, jika pertumbuhan dan perkembangan anak hanya dilihat dari besar badan anak saja, karena sebenarnya banyak sekali faktor yang bisa mengindikasikan kategori sehat pantas disematkan pada seorang anak. Terlebih lagi, di dunia yang semakin modern ini anak banyak sekali mendapatkan pengaruh negatif, sehingga mau tidak mau orangtua harus menopang kewajiban berlipat-lipat dalam mengontrol anak. 

Bahkan dalam tumbuh kembang anak, banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah faktor gen, faktor lingkungan, faktor stimulasi, faktor nutrisi, dan masih banyak lagi faktor yang lainnya. Orangtua harus memastikan bahwa faktor-faktor tersebut diterima anak secara seimbang. 

Konsep Tumbuh Kembang Anak

Dalam ilmu psikologi, konsep tumbuh kembang anak bukan hanya bisa dilihat dari perkembangan fisiknya yang sehat saja, melainkan juga dilihat dari perkembangan mental dan psikologisnya. Sehingga kita mengenal tahap perkembangan anak berdasarkan usianya. Di usia 1 tahun, anak harus bisa melakukan beberapa hal, seperti mengucapkan mama papa atau lainnya. Kemudian tumbuh kembang anak usia 2 tahun anak sudah banyak kosa kata dan pintar membedakan hal-hal di sekelilingnya serta pintar menirukan apa yang didengarnya. 

Salah satu tokoh pemerhati anak menyatakan bahwa konsep tumbuh kembang anak dikatakan sehat dapat dilihat dari bibirnya yang segar, lidah yang segar, kulit tidak kering, mata jernih, tinggi badan bertambah, berat badan bertambah, ukuran lingkar kepala bertambah, aktif saat bersosialisasi, dan mudah untuk beradaptasi. Semua kategori tersebut sudah menyangkut faktor perkembangan secara fisik dan mental, karena dari segi perkembangan fisiknya, kita bisa melihat perubahan ke arah yang baik, dan dari segi mentalnya, kita bisa melihat dari kepribadian dan tingkah laku anak. 

Inilah Konsep Tumbuh Kembang Anak Usia 2 Tahun

Untuk mencapai konsep tumbuh kembang anak yang sehat dan sesusi dengan perkembangan terbaiknya, maka ketika ada kejanggalan pada anak segera konsultasikan dan lakukan tindakan dengan segera. Jangan menunda-nunda karena masa depan anak masih sangat panjang. Pemberian stimulasi yang tepat harus dilakukan agar anak benar-benar melalui masa perkembangan dan pertumbuhan yang maksimal. 

1. Perkembangan kognitif dan Sensorik

Pada tahap ini anak sudah mampu berbicara. Meskipun hanya dengan menggabungkan 2 hingga 3 kata. Sedangkan kosa kata bertambah hingga 50 sampai 300 kata. Ini menjadikan anak sudah mulai bisa diajak berkomunikasi.

2. Pertumbuhan fisik

Pada pertumbuhan fisik ini bisa terlihat dari tumbuhnya 16 gigi pertama. Walau demikian, biasanya jumlah gigi ini bervariasi. Sedangkan fisik tubuhnya terlihat lebih ramping dan tinggi.

3. Perkembangan emosi dan sosial

Anak-anak mengalami perkembangan emosi dan sosial dimulai sejak usia 2 hingga 5 tahun. Pada usia ini anak sudah mulai bisa menirukan apa yang ada di sekitarnya. Anak juga bisa meniru apa yang dilakukan orangtua.

Seperti tumbuh kembang anak usia 2 tahun bisa kita dorong dengan pemberian makanan yang bergizi, namun jangan melupakan perkembangan mentalnya. Kenalkan hal-hal yang baru dan latih anak untuk merespon. Beri stimulasi terbaik untuk otaknya agar lebih cerdas dan kritis dalam menghadapi hal-hal yang baru di lingkungan sekitarnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar